Nama : Salsabila
Nim : 11901229
Kelas : PAI 4C
Mata kuliah : Magang 1
A. PENGERTIAN MEDIA PENDIDIKAN
Bismillahirrahmanirrahim, baik di sini saya akan memaparkan sedikit pemahaman saya tentang media pembelajaran yakni dari pengertian, alat-alat apa yang harus ada di dalam proses pembelajaran, Revolusi perkembangan media pembelajaran dari zaman ke zaman dan manfaat dari media pembelajaran. Tentunya kita sudah tau apa itu media pembelajaran, media pembelajaran adalah alat-alat bantu yang digunakan untuk membantu pelaksanaan proses belajar mengajar, mulai dari buku sampai dengan penggunaan elektronik atau biasa kita sebut dengan media internet.
Media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim ke penerima sehingga dapat merangsang pikiran, perasaan dan minat serta perhatian siswa sehingga proses belajar terjadi. Jadi apapun di dunia ini dan apapun yang ada di lingkungan kita yang kita dapati, kemudian dapat di manfaatkan untuk mengantarkan pesan Pembelajaran.
Menurut Aswan Syamsuddin, 2017 media adalah berbagai jenis komponen dalam lingkungan siswa yang dapat membuatnya lebih giat untuk belajar. Senada dengan pendapat Gegne adalah pendapat Briggs, yang mendefinisikan segala bentuk alat fisik yang dapat menyajikan pesan yang dapat membuat siswa untuk lebih giat belajar. Dari dua definisi ini tampak pengertian media mengacu pada penggunaan alat yang berupa benda untuk membantu proses penyampaian pesan.
Menurut Vernous, sebagaimana yang dipopulerkan oleh Zakiah Daradjat menyebutkan bahwa media pendidikan adalah sumber belajar dan dapat juga diartikan dengan manusia dan benda atau peristiwa yang membuat kondisi siswa mungkin memperoleh pengetahuan, keterampilan atau sikap.
Berdasarkan pendapat para ahli di atas, dapat kita simpulkan bahwa alat merupakan perangkat atau media yang bisa di gunakan dalam melakukan sesuatu. Adapun alat-alat pendidikan yang berarti media yang dapat dimanfaatkan untuk proses pembelajaran di dalam sekolah maupun di luar sekolah.
Alat-alat yang harus ada dalam pendidikan
1. Pendidik, merupakan alat pendidikan yang sangat di butuhkan dalam proses pembelajaran karena tanpa pendidik, pendidikan tidak akan berjalan dengan baik.
2. Lembaga pendidikan, yakni yang memberikan tempat untuk dilaksanakannya pendidikan formal ataupun informal.
3. Anak didik, sebagai sasaran pendidikan yang menjadi obyek para pendidik sekaligus pendidikan itu sendiri.
4. Sarana dan prasarana pendidikan, yakni yang membantu lancarnya pelaksanaan pendidikan, terutama dalam proses belajar dan mengajar.
5. Perpustakaan. Perpustakaan ialah tempat penyimpanan media pembelajaran (buku) yang memberikan informasi seputar ilmu pengetahuan kepada peserta didik maupun pendidik.
6. Kecakapan atau kompetensi pendidik, yang memberikan pengajaran yang profesional dan sesuai dengan kemampuan.
7. Metodologi pendidikan dan pendekatan sistem pengajaran yang digunakan, misalnya menggunakan metode ceramah, diskusi, tanya jawab, penugasan, atau pengajaran dengan pola rekreatif.
8. Manajemen pendidikan yang mengolah pelaksanaan pendidikan, yang merupakan alat yang amat penting dalam pendidikan, seperti pengaturan jadwal mata pelajaran, penempatan pendidik dalam mata pelajaran tertentu, pengaturan lama mengajar, pemenuhan gaji para pendidik, serta menentukan rapat para pendidik.
9. Strategi pembelajaran yang disesuaikan dengan tujuan belajar siswa dalam lembaga pendidikan tertentu, dikarena setiap lembaga pendidikan memiliki visi dan misi serta tujuan yang berbeda-beda.
Media pembelajaran itu tergantung pada kemampuan yang ada pada pendidik, sehingga jika pendidik dapat menggunakan media yang tepat pada pembelajaran, maka media pembelajaran bisa menjadi sebuah informasi yang bermanfaat bagi peserta didik. Untuk bisa memahami teknologi informasi yang berkembang pada era revolusi ini, dan juga merupakan keharusan bagi pengajar untuk mempelajari media-media yang bisa di gunakan untuk proses pembelajaran. Adapun hakikat media pembelajaran bagi guru itu, yakni bagaimana menentukam media yang tepat, efektif serta efisien sehingga pembelajaran itu dapat digunakan secara fungsional dan tujuan pembelajaran dapat tercapai
Jadi, pada hakikatnya media pembelajaran ialah apapun yang dapat kita sampaikan, jika itu berupa pesan maka itu disebut dengan media. media tidak hanya digunakan untuk mendapatkan materi saja tetapi juga dapat untuk memotivasi, karena jika tujuan pembelajaran tersampaikan maka pesan pembelajaran akan tercapai juga.
B. Revolusi perkembangan media pembelajaran
Revolusi media pembelajaran ada beberapa tahap yakni :
1. Pembelajaran dari guru (ceramah) sehingga jika dulu tidak ada guru maka siswa tidak mendapatkan informasi.
2. Memanfaatkan kulit, dan kemudian ditemukan teknologi kertas (menuliskan pesan-pesan pembelajaran yang akan di berikan kepada siswa sebagai media pembelajaran)
3. Penggunaan papan tulis menghadirkan teks tulisan maupun gambar dalam pembelajaran, setelah di temukan teknologi kertas kemudian muncullah media papan tulis untuk media pembelajaran di kelas.
4. Penggunaan OHP/ infokus ,media ini juga bisa di jadikan alat atau media pembelajaran, karena dapat memudahkan peserta didik memahami apa yang di sampaikan pendidik, infokus dapat menampilkan gambar, audio dan vidio
5. Penggunaan media internet. zaman yang baru ini banyak yang menggunakan media internet yang banyak sekali perangkatnya sehingga memudahkan pengajar dan siswa dalam pembelajaran.
C. Fungsi
1. Memperjelas materi yang abstrak menjadi konkret.
2. Menumbuhkan motivasi belajar pada peserta didik.
Proses pembelajaran yang baik maka akan memunculkan komunikasi yang baik pula, proses belajar itu melalui komunikator sebagai pemberi pesan yang dapat dilakukan melalui audio video, dan pesan tersebut dapat menggunakan media seperti perangkat lunak maupun keras. Transformasi media pembelajaran sendiri merupakan hasil dari teknologi karena media berubah dari zaman ke zaman sesuai teknologi yang berkembang.
D. Manfaat dari media pembelajaran
1. Memperjelas pesan agar tidak terlalu verbalitas
2. Mengatasi keterbatasan ruang, waktu, tenaga dan daya Indra
3. Menumbuhkan gairah belajar, interaksi lebih langsung antara murid dan sumber belajar
4. Memungkinkan anak belajar mandiri sesuai dengan bakat dan kemampuan visual, auditori dan kinestetik