UPAYA GURU AKIDAH AKHLAK DALAM MEMBINA KECERDASAN SOSIAL SISWA MELALUI KOMPETENSI SOSIAL GURU DI MADRASAH ALIYAH NEGERI NGABANG TAHUN 2017/2018
SKRIPSI
OLEH:
AINUN MARDIYAH
NIM:1141110023
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN (FTIK) INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) PONTIANAK 2019 M/1440 H
MOTTO
Pendidikan merupakan bekal yang paling baik untuk hari tua (Aristoteles)
Apabila anda berbuat baik kepada orang lain, maka anda telah berbuat baik kepada diri anda sendiri. (Benyamin Franklin)
ABSTRAK
AINUN MARDIYAH. Upaya Guru Akidah Akhlak Sosial Guru di Madrasah Aliyah Negeri Ngabang Tahun Pelajaran 2017/2018. Skripsi, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak 2018.
Penelitian ini dilatarbelakangi bahwa minimnya kopetensi sosial guru dalam membina kecerdasan sosial siswa, contohnya seperti guru tidak tegas dalam menindak lanjuti siswa yang bermasalah sehingga banyak siswa tidak menghormati gurunya. Seperti yang diketahui bahwa sekolah tersebut berbasis agama dan dilihat juga nilai hasil belajar pada mata pelajaran Akidah Akhlak mereka tergolong tinggi, akan tetapi hal ini bertolak belakang dengan kecerdasan sosial siswa, segarusnya nilai hasil belajar siswa haris sesuai dengan tingat kecerdasan sosial siswa.
Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif. Adapun penelitian ini dilakukan di Madrasah Aliyah Negeri Ngabang. Sumber data penelitian ini adalah guru Akidah Akhlak di Madrasah Aliyah Negeri Ngabang. Teknik pengumpulan data adalah teknik wawancara, observasi dan dokumentasi dengan alat pedoman wawancara, pedoman observasi dan handphone. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif sedangkan teknik kebasahan data yang digunakan adalah ketekunan pengamatan, triangulasi dan member check.
Berdasarkan hasil analisis yng dilakukan, maka peneliti menyimpulkan bahwa: 1) Kompetisi sosial Guru Akidah Akhlak di Madrasah Aliyah Negeri Ngabang Tahun Pelajaran 2017/2018. Dapat dikatakan kurang baik karena masih banyak indikator-indikator kompetensi sosial guru yang belum dipenuhi seperti sikap inkasif, bertindak objektif, serta tidak diskriminatif dan kurangnya komunikasi baik antar sesama guru tenaga pendidik maupun masyarakat. 2) Upaya Guru Akidah Akhlak dalam membina kecerdasan sosial siswa melalui kompetensi sosial guru di Madrasah Aliyah Negeri Ngabang Tahun Pelajaran (2017/2018). Belum ada upaya pembinaan kecerdasan sosial yang dilakukan secara khusus oleh guru Akidah Akhlak. Guru hanya memberikan pembinaan kecerdasan sosial pada saat memberikan materi pelajaran yang dikaitkan dengan kecerdasan sosial, jika materi tersebut tidak ada kaitannya dengan pembinaan kecerdasan sosial maka siswa tidak mendapatkan pembinaan kecerdasan sosial.
Kata kunci: kompetensi guru, kecerdasan sosial siswa
DAFTAR ISI
LEMBARAN PERSETUJUAN PEMBIMBING
ABSTRAK
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
DAFTAR TABEL
DAFTAR LAMPIRAN
BAB 1 PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
B. Fokus Penelitian
C. Tujuan Penelitian
D. Kompetensi sosial Guru Menurut UUD dan Mentri Pendidikan
E. Hakikat kecerdasan sosial siswa
F. Tugas dan Peran Guru dalam Membina Kecerdasan Sosial
BAB III METODE PENELITIAN
A. Jenis dan Pendekatan Penelitian
A. Setting Penelitian
B. Sumber Data
C. Teknik Pengumpulan Data
D. Teknik Analisis Data
E. Teknik Pemeriksaan Keabsaan Data
BAB IV PAPARAN DATA DAN HASIL PENELITIAN
A. Gambaran Umum Lokasi Penelitian
1. Identitas Sekolah
2. Sejarah Berdirinya Sekolah
3. Data Siswa
4. Visi Misi Sekolah
B. Temuan Penelitian
C. Paparan Data
1. Bersikap inkusif, Bertindak Objektif, Serta Tidak Deskriminatif
2. Komunikasi Sesama Guru Tetangga Pendidikan, Orang tua Peserta Didik dan Masyarakat
3. Sikap Empati
4. Sikap Proposal
5. Kesadaran diri
6. Memahami situasi
D. Pembahasan
1. Kompetensi Sosial Guru
1. Kecerdasan Sosial Siswa
2. Upaya Guru Akidah Akhlak dalam membina kecerdasan sosial siswa melalui kompetensi Sosial Guru
BAB V PENUTUP
A. Simpulan
B. Saran
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN
ABSTRAK
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
DAFTAR TABEL
DAFTAR LAMPIRAN
BAB 1 PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
B. Fokus Penelitian
C. Tujuan Penelitian
D. Kompetensi sosial Guru Menurut UUD dan Mentri Pendidikan
E. Hakikat kecerdasan sosial siswa
F. Tugas dan Peran Guru dalam Membina Kecerdasan Sosial
BAB III METODE PENELITIAN
A. Jenis dan Pendekatan Penelitian
A. Setting Penelitian
B. Sumber Data
C. Teknik Pengumpulan Data
D. Teknik Analisis Data
E. Teknik Pemeriksaan Keabsaan Data
BAB IV PAPARAN DATA DAN HASIL PENELITIAN
A. Gambaran Umum Lokasi Penelitian
1. Identitas Sekolah
2. Sejarah Berdirinya Sekolah
3. Data Siswa
4. Visi Misi Sekolah
B. Temuan Penelitian
C. Paparan Data
1. Bersikap inkusif, Bertindak Objektif, Serta Tidak Deskriminatif
2. Komunikasi Sesama Guru Tetangga Pendidikan, Orang tua Peserta Didik dan Masyarakat
3. Sikap Empati
4. Sikap Proposal
5. Kesadaran diri
6. Memahami situasi
D. Pembahasan
1. Kompetensi Sosial Guru
1. Kecerdasan Sosial Siswa
2. Upaya Guru Akidah Akhlak dalam membina kecerdasan sosial siswa melalui kompetensi Sosial Guru
BAB V PENUTUP
A. Simpulan
B. Saran
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran 1 kisi-kisi pedoman wawancara
Lampiran 2 pedoman observasi
Lampiran 3 pedoman wawancara Guru Akidah Akhlak
Lampiran 4 wawancara Guru PKn dan Al-Qur'an Hadits
Lampiran 5 pedoman wawancara siswa
Lampiran 6 Hasil wawancara Guru Akidah Akhlak
Lampiran 7 Hasil wawancara Guru PKn
Lampiran 8 Hasil wawancara Guru Al-Qur'an dan Hadits
Lampiran 9 Hasil wawancara siswa
Lampiran 10 Catatan Lapangan 1
Lampiran 11 Catatan Lapangan 2
Lampiran 12 Catatan Lapangan 3
Lampiran 13 Catatan Lampiran 4
Lampiran 14 Catatan Lampiran 5
Lampiran 15 surat keputusan seminar proposal
Lampiran 16 surat keputusan Bimbingan skripsi
Lampiran 17 surat keterangan izin penelitian
Lampiran 18 surat keterangan telah melakukan penelitian
Lampiran 19 surat keterangan ujian skripsi
Lampiran 20 Lembar Bimbingan
Lampiran 21 Dokumentasi
Lampiran 2 pedoman observasi
Lampiran 3 pedoman wawancara Guru Akidah Akhlak
Lampiran 4 wawancara Guru PKn dan Al-Qur'an Hadits
Lampiran 5 pedoman wawancara siswa
Lampiran 6 Hasil wawancara Guru Akidah Akhlak
Lampiran 7 Hasil wawancara Guru PKn
Lampiran 8 Hasil wawancara Guru Al-Qur'an dan Hadits
Lampiran 9 Hasil wawancara siswa
Lampiran 10 Catatan Lapangan 1
Lampiran 11 Catatan Lapangan 2
Lampiran 12 Catatan Lapangan 3
Lampiran 13 Catatan Lampiran 4
Lampiran 14 Catatan Lampiran 5
Lampiran 15 surat keputusan seminar proposal
Lampiran 16 surat keputusan Bimbingan skripsi
Lampiran 17 surat keterangan izin penelitian
Lampiran 18 surat keterangan telah melakukan penelitian
Lampiran 19 surat keterangan ujian skripsi
Lampiran 20 Lembar Bimbingan
Lampiran 21 Dokumentasi
A. Menurut Mohamad Mustari (2014:140) menyatakan bahwa kompetensi sosial memiliki standar kompetensi sosial, yaitu:
1. Bersikap Inkusif, objektif, tidak diskriminatif karna pertimbangan jenis kelamin, ras, agama, kondisi fisik dll
2. Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan sesama pendidik, tenaga kependidikan, orang tua, dan masyarakat.
3. Beradaptasi di tempat bertugas di seluruh wilayah republik Indonesia yang memiliki keragaman sosial budaya
4. Berkomunikasi dengan komunitas propesi diri sendiri dan propesi
B. Menurut trianto (2011:22) kompetensi sosial adalah kemampuan dalam membina dan mengembangkan interaksi sosial baik sebagai tenaga kerja profesional maupun masyarakat
C. Menurut Syaiful Bahri Djamara (2000:2) pada hakikatnya guru dan peserta didik itu bersatu, mereka satu dalam satu jiwa, terpisah dalam raga.
D. Soetjipto dan Raflis Kosasi (2004:42) guru adalah pendidikan profesional yang memiliki citra yang baik di masyarakat apabila dapat menunjukkan kepada masyarakat bahwa ia layak menjadi panutan atau teladan bagi masyarakat
E. Kunandar (2007:54) guru adalah pendidik yang bertugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan usia dini jalur pendidikan formal
F. Ana Rosiana (2008:3) guru adalah orang yang kerjanya mengajar atau memberikan pelajaran di sekolah/kelas
G. Supardi. ddk (2007:52)menyatakan guru harus menanamkan nilai-nilai kemanusiaan kepada anak didiknya. Dengan begitu anak didik yang diajar agar mempunyai sifat kesetiakawanan sosial
H. Ahmad maulana (2014:136)kompetensi sosial adalah suatu kemampuan yang diharapkan dapat mempertahankan hubungan positif yang efektif agar keinginan kedua belah pihak tercapai
I. Nasehudin (2015:1)kecerdasan sosial mencakup sikap empati,prososial, kesadaran diri dan memahami situasi sosial
J. Sugiyono (2013:329) dokumentasi ini digunakan untuk mendapatkan data-data penting
DAFTAR PUSTAKA
Ahmad Maulana 2014 hubungan kompetensi sosial guru dengan kinerja guru .Jurnal (vol 2, No 2, 2014:136)
Ana Rosiana 2008 profesionalis ke guruan. Pontianak:STAINPontianak press
kunandar 2007 Guru profesionalis. Jakarta. Raja Grafindo persada
Mohamad Mustari 2014 manajemen pendidikan Jakarta: Raja Grafindo
Soetjipto dan raflis kosasi 2004 profesi keguruan Jakarta: Rineka cipta
Sugiyono 2013 metode penelitian pendidikan Bandung: Alfabeta
Supardi,dkk 2008 profesi keguruan Jakarta: Diadit Media
Syaiful Bahri Djamarah 2000 Guru dan Anak Didik Indonesia: Rineka cipta
Nasehudin 2015 pengembangan kecerdasan sosial dalam proses pendidikan. Jurnal (vol 4, No 2 tahun 2015)
Trianto 2011 pengantar penelitian pendidikan bagi pengembangan profesi pendidikan dan tenaga kependidikan Jakarta: Prenada Media











Tidak ada komentar:
Posting Komentar